Wadaikaltim.id, KUTAI TIMUR – Jajaran Polsek Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, melakukan pengejaran intensif terhadap empat tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan pada Kamis (8/1) dini hari.
Aksi pelarian tersebut baru terungkap sekitar pukul 04.30 Wita, saat petugas piket melaksanakan pemeriksaan rutin. Kejadian mencurigakan bermula ketika salah satu penghuni sel berteriak dan memberi tahu bahwa tahanan di ruang sebelah sudah tidak berada di tempat.
Petugas yang melakukan pengecekan mendapati teralis bagian atas ruang tahanan dalam kondisi bengkok dan rusak. Potongan teralis tersebut diduga kuat digunakan sebagai alat untuk membantu para tahanan meloloskan diri.
Empat tahanan yang kabur diketahui memiliki latar belakang kasus berbeda. Dua di antaranya, Andi A bin Asrudin dan Ahmad Kadafi alias Gesa bin Sulaeman, merupakan tersangka kasus pencurian dengan pemberatan. Sementara Alhafsi alias Hafsi bin Hasmin terjerat perkara narkotika, dan Rudy menjalani penahanan atas kasus pencabulan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas jaga segera melaporkan kepada Kapolsek Sangkulirang. Seluruh personel polsek kemudian dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri.
Selain upaya pencarian, pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata identitas para tahanan yang kabur, serta memindahkan tahanan lainnya ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian dan mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui keberadaan para tahanan tersebut.


















