Wadaikaltim.id, BALIKPAPAN – Sebagai bentuk respon cepat terhadap arahan Presiden Republik Indonesia terkait peningkatan kepedulian dan kebersihan lingkungan, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan aksi nyata dengan menggelar kegiatan pembersihan sampah di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga titik, yakni Pasar Sepinggan Balikpapan, kawasan Pantai Mako Satbrimob, serta lingkungan Mako Satbrimob Polda Kaltim. Sebanyak 250 personel Satbrimob Polda Kaltim dikerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal.
Komandan Satbrimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang kemudian diturunkan oleh Kapolda Kaltim agar seluruh jajaran Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini adalah bentuk respon cepat kami atas arahan pimpinan dan Presiden. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kualitas lingkungan masyarakat,” ujar Kombes Pol Andy Rifai saat memantau langsung pembersihan di Pasar Sepinggan, Selasa (3/2/2026).
Di lokasi Pasar Sepinggan, petugas menemukan tumpukan sampah yang cukup banyak, baik di dalam area pasar maupun di sekitarnya. Untuk itu, sebanyak 35 personel Satbrimob diturunkan khusus guna membantu pengelola pasar dan warga melakukan pembersihan secara menyeluruh.
“Kami melihat kondisi kebersihan yang perlu segera ditangani. Karena itu, kami bersama masyarakat dan pengurus pasar bergotong royong membersihkan area ini,” jelasnya.
Kombes Pol Andy Rifai juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan setelah kegiatan pembersihan dilakukan.
“Tempat sampah sudah disiapkan. Tinggal bagaimana kita membiasakan diri untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman,” katanya.
Selain Satbrimob, kegiatan peduli lingkungan ini juga dilaksanakan oleh jajaran Polda Kaltim lainnya, seperti Ditpolairud dan Ditsamapta. Sasaran kegiatan difokuskan pada lokasi yang menjadi titik berkumpul masyarakat, salah satunya pasar, yang dinilai memerlukan perhatian lebih dalam hal kebersihan.
“Pasar adalah pusat aktivitas warga. Karena itu, kebersihannya harus menjadi perhatian bersama,” tutupnya.


















