Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukum Dan KriminalSamarinda

Puluhan Korban Datangi Polresta, Arisan Online Diduga Kolaps

25
×

Puluhan Korban Datangi Polresta, Arisan Online Diduga Kolaps

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wadaikaltim.id, SAMARINDA – Puluhan warga, baik perempuan maupun laki-laki dari berbagai usia, berkumpul di Mapolresta Samarinda pada Minggu malam (30/11/2025). Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas arisan online yang disebut tiba-tiba berhenti berjalan dan menyebabkan kerugian besar bagi para pesertanya.

Rizky Febryan, S.H., M.H., selaku kuasa hukum sebagian korban, menjelaskan bahwa arisan tersebut beroperasi dengan sistem pendaftaran terbuka melalui media sosial. Pemilik arisan menghimpun uang dari para anggota dan membagikannya secara bergantian. Namun dalam beberapa bulan terakhir, pencairan dana tak lagi dilakukan hingga memunculkan masalah.

Example 300x600

“Ada sepuluh klien yang memberi kuasa kepada saya dengan total kerugian sekitar Rp2 miliar. Tapi jumlah peserta keseluruhan diduga mencapai ratusan orang,” ujar Rizky di Polresta Samarinda.

Menurutnya, proses mediasi yang sudah dilakukan belum menghasilkan keputusan jelas mengenai batas waktu pengembalian dana. Ia berharap pembicaraan selanjutnya bersama keluarga pemilik arisan dapat membuka jalan penyelesaian secara kekeluargaan.

“Pesertanya juga tidak hanya dari Samarinda, ada yang dari luar daerah. Kami ingin tahu bentuk tanggung jawab keluarga owner dalam menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya.

Dari hasil pertemuan awal, total kewajiban yang harus ditanggung pemilik arisan diperkirakan sekitar Rp7 miliar. Sementara itu, aset yang dilaporkan baru sekitar Rp180 juta dan masih perlu diverifikasi pada sesi mediasi berikutnya.

Rizky menuturkan, kecurigaan mengenai penyalahgunaan dana muncul setelah banyak peserta melihat perubahan gaya hidup pemilik arisan.

“Banyak yang merasa janggal karena owner mendadak membeli mobil, merenovasi rumah, dan kerap memamerkan kemewahan ketika arisan sedang ramai peserta,” jelasnya.

Dalam mediasi tersebut, dua orang pemilik arisan telah melaporkan jumlah aset dan saldo rekening yang tersisa senilai sekitar Rp180 juta. Dana itu direncanakan untuk dibagi secara proporsional kepada peserta.

“Pertemuan hari ini menjadi dasar untuk mediasi lanjutan besok. Kami ingin mendapat kepastian mengenai komitmen keluarga pemilik arisan dalam mengganti kerugian,” tutup Rizky.

Sementara itu, kuasa hukum pemilik arisan, Dilarius Onesimus Moanjong, menegaskan bahwa kliennya berniat menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

“Owner siap bertanggung jawab dan berjanji mengembalikan seluruh dana peserta. Arisan juga sudah resmi dihentikan,” ujar Dilarius singkat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *