Wadaikaltim.id, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mendadak menjadi sorotan publik setelah seorang Duta Budaya setempat diamankan oleh kepolisian. Figur pemuda tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Berau terkait dugaan tindakan asusila terhadap anak laki-laki di bawah umur.
Informasi penangkapan mencuat setelah Satreskrim Polres Berau mengamankan yang bersangkutan di Bandara Kalimarau. Penindakan dilakukan segera setelah oknum itu kembali dari kegiatan luar daerah beberapa waktu lalu.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyidik masih mengusut awal perkara sehingga belum dapat memberikan keterangan detail.
“Saya belum bisa memberikan keterangan, karena pelaku masih dalam penyelidikan petugas,” ujar Ngatijan pada hari Senin (17/1/2025).
Kasus yang menyeret Duta Budaya Berau ini kemudian menimbulkan reaksi keras dari pemerintah daerah. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyebut tindakan yang dilakukan oknum tersebut sebagai bentuk penyimpangan yang tidak dapat diterima.
Ia menegaskan agar gelar Duta Budaya maupun predikat pemuda berprestasi lainnya segera dicabut apabila terbukti melakukan pelanggaran.
“Ketika tindakannya melanggar norma dan aturan hukum, silakan proses. Statusnya (sebagai duta atau pemuda berprestasi) dicabut,” tegas Sri.
Sri juga menyoroti perlunya proses hukum yang jelas dan upaya pemulihan bagi pelaku.
“Itu adalah penyakit dan harus direhabilitasi dan dikenai sanksi,” pungkasnya.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami motif serta rincian kasus tersebut. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum, terutama yang menyangkut perlindungan anak.
















