Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKukar

Klarifikasi Pembagian Kelapa dalam Program MBG di SDN 001 Muara Badak, Ini Penjelasan Resmi Pengelola

233
×

Klarifikasi Pembagian Kelapa dalam Program MBG di SDN 001 Muara Badak, Ini Penjelasan Resmi Pengelola

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wadaikaltim.id, Kutai Kartanegara – Viral di media sosial, sebuah video yang menampilkan siswa SDN 001 Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, menerima paket Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa satu buah kelapa utuh, menuai beragam tanggapan publik. Video tersebut memperlihatkan para siswa membawa pulang kelapa yang dibungkus plastik, sehingga memunculkan persepsi keliru bahwa buah tersebut merupakan satu-satunya menu yang dibagikan.

Fenomena ini mulai menyita perhatian warganet setelah video tersebut diunggah oleh sejumlah akun media sosial di platform Instagram, di antaranya akun @respons.media dan @pembasmii.kehaluan pada Jumat (13/2/2026).

Example 300x600

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Dapur Alam Gas Badak Satu, Alih Tugas Abdi Nolima, memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan paket menu MBG yang didistribusikan kepada siswa SDN 001 Muara Badak, Kecamatan Muara Badak.

“Video yang beredar itu tidak memperlihatkan menu MBG secara utuh. Akibatnya, informasi yang diterima masyarakat menjadi kurang lengkap dan menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Abdi Nolima dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut sebenarnya diunggah oleh pihak sekolah dengan tujuan memperlihatkan antusiasme para siswa saat menerima paket MBG. Namun, cuplikan singkat itu disalahartikan seolah-olah menu yang diterima siswa hanyalah buah kelapa muda.

“Perlu kami sampaikan bahwa paket MBG terdiri dari dua jenis menu, yakni menu kering dan menu basah. Kelapa muda hanya salah satu bagian dari menu kering,” jelasnya.

Adapun menu kering yang dibagikan kepada siswa meliputi kelapa muda, roti abon, telur rebus, dan susu. Sementara menu basah terdiri dari nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel dan jagung, serta buah semangka.

Atas insiden viral tersebut, pihak pengelola MBG menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berkomitmen melakukan evaluasi ke depan.

“Saya beserta seluruh staf memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Kami akan memperbaiki sistem perencanaan menu dan ke depannya lebih berhati-hati dalam menjalankan program MBG agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tutup Abdi Nolima.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *