Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Komisi I DPR Sindir Penggalang Donasi Rp10 M: “Baru Datang Sekali, Sok Paling Paling di Aceh!”

20
×

Komisi I DPR Sindir Penggalang Donasi Rp10 M: “Baru Datang Sekali, Sok Paling Paling di Aceh!”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wadaikaltim.id, JAKARTA — Dalam rapat kerja bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (8/12/2025), anggota Komisi I DPR Endipat Wijaya menyoroti maraknya figur atau konten kreator yang dinilai lebih menonjol dalam publikasi penanganan bencana di Sumatra dibandingkan pemerintah. Ia meminta Komdigi mengambil peran lebih besar dalam penyebaran informasi resmi agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh mengenai upaya pemerintah.

“Fokus nanti, ke depan Kementerian Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional dan membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini, paling-paling di Aceh, di Sumatra, dan lain-lain itu,” ujarnya.

Example 300x600

Endipat menilai ada pihak yang hanya sekali datang ke lokasi bencana namun mendapat sorotan berlebihan di ruang publik.

“Ada orang yang cuma datang sekali, seolah-olah paling bekerja di Aceh,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah turun sejak awal bencana melanda dan membangun posko secara masif, meski tidak selalu terekspos.

“Padahal negara sudah hadir dari awal, ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” kata Endipat.

“Yang sehingga publik tahu kinerja pemerintah itu sudah ada, dan memang sudah hebat,” lanjut dia.

Tak hanya itu, politikus Gerindra tersebut juga menyinggung soal besarnya perhatian publik terhadap individu yang berhasil mengumpulkan donasi Rp10 miliar, sementara kontribusi pemerintah dalam jumlah jauh lebih besar minim apresiasi.

“Orang-orang cuma nyumbang Rp 10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh itu, bu,” ujarnya.

“Jadi yang kayak gitu-gitu, mohon dijadikan perhatian, sehingga ke depan tidak ada lagi informasi yang seolah-olah negara tidak hadir di mana-mana. Padahal negara sudah hadir sejak awal di dalam penanggulangan bencana,” tambahnya.

Sebelumnya, aksi content creator Ferry Irwandi dan tim relawan yang berhasil menggalang dana Rp10,3 miliar dalam 24 jam memang tengah menjadi perhatian publik setelah aktivitas mereka di wilayah terdampak banjir dan longsor ramai beredar di media sosial.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *