Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kriminal

Penjaga Toko Muda Asal Sepaku Diduga Tewas Ditikam di Balikpapan Utara, Polisi Bantah Isu Perampokan

10
×

Penjaga Toko Muda Asal Sepaku Diduga Tewas Ditikam di Balikpapan Utara, Polisi Bantah Isu Perampokan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BALIKPAPAN – Aksi kekerasan maut mengguncang warga RT 08, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Balikpapan Utara, pada Senin (26/1/2026) siang. Seorang pemuda berinisial VS (19) yang bekerja sebagai penjaga toko, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di tempat kerjanya.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.40 WITA ini sempat memicu kepanikan warga. Isu yang beredar cepat di media sosial menyebutkan bahwa korban merupakan sasaran perampokan sadis. Namun, kabar tersebut langsung dipatahkan oleh pihak kepolisian.

Example 300x600

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, menegaskan bahwa berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, tidak ditemukan adanya barang berharga milik korban maupun toko yang hilang.

“Isu perampokan maupun perebutan warisan itu tidak benar. Peristiwa ini murni penikaman. Korban meninggal dunia akibat luka tusukan,” tegas AKP Agus Fitriadi di lokasi kejadian.

Kejadian ini terungkap setelah warga mendengar keributan dari arah toko. Salah seorang saksi mata, Yasin, menceritakan momen mencekam saat dirinya menemukan korban sudah tergeletak tak berdaya di lantai toko.

“Pas saya datang, korban sudah tergeletak di dalam toko. Awalnya dikira kesetrum (tersengat listrik), tapi setelah diperiksa ternyata ada luka tusuk di bagian perut,” ungkap Yasin.

Korban yang diketahui berasal dari Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) tersebut, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Sayangnya, akibat luka parah yang diderita, nyawa pemuda berusia 19 tahun itu tidak tertolong.

Hingga kini, Satuan Reskrim Polsek Balikpapan Utara masih bekerja ekstra keras untuk mengungkap pelaku di balik penikaman maut ini. AKP Agus menyebutkan pihaknya telah mengamankan sejumlah orang di sekitar lokasi, namun status mereka masih sebagai saksi.

“Yang diamankan masih saksi untuk pendalaman. Mereka merupakan tetangga korban yang memiliki usaha toko bersebelahan,” jelasnya.

Sedikitnya empat orang saksi telah dimintai keterangan resmi. Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti krusial dari lokasi kejadian, di antaranya:

  • Pakaian korban
  • Topi yang ditemukan di TKP
  • Rekaman CCTV sekitar lokasi

Senada dengan kepolisian, Ketua RT 08 Gunung Samarinda Baru, Bambang Sriwaluyo, juga meluruskan informasi yang sempat ia terima. Saat pertama kali dikabari oleh Karang Taruna, ia memang mendengar laporan adanya dugaan perampokan.

“Saya sedang di luar untuk urusan kerja. Ditelepon katanya ada perampokan. Tapi saat saya sampai, saya lihat tidak ada barang yang dibawa pelaku. Soal motif sepenuhnya kewenangan kepolisian,” pungkas Bambang.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi. Saat ini, kepolisian tengah melakukan pendalaman intensif untuk segera meringkus pelaku penikaman tersebut.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *